Nurbaiti

Tampilkan postingan dengan label Berita ilmiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita ilmiah. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 April 2016

5 manfaat bersepeda yang jarang di ketahui oleh orang banyak



Sisi Lain dari Pengendara Sepeda yang agan tidak tahu (pengalaman pribadi)


pressiwa- Ane salah satu orang yang gemar bersepeda sudah sejak dari ane SD sampai segede Gaban seperti sekarang. Ane sejak kecil tinggal di kota pemalang dimana jalanan masih sangat sepi. Sehingga untuk bersepeda tidak harus bertaruh nyawa dengan kendaraan yang coba untuk mendahului ane. Namun setelah kuliah ane pindah ke kota semarang (yang sekarang macet minta ampun) tentu dari segi keramain jalannya lebih padat dari kota ane sebelumnya. Membuat ane harus lebih berhati-hati terhadap kendaraan bermotor.





Walaupun begitu bersepeda merupakan alat transportasi yang menurut ane paling kece ketimbang moge maupun mobil berlambang kuda jinggkrak sekalipun. Thread ini saya buat untuk agan-agan sekalian melihat sisi lain dari para pengendara sepeda yang mungkin terlewatkan. Ya karena hanya pengedara sepeda yang merasakan sensasi dalam bersepeda. Berikut ane beberkan menjadi beberapa point:

OKE LANGSUNG CEKIDOT KE TKP GAN





1. Terlihat menjadi orang yang Anti Mainstream











Kenapa ane ngomong begitu? Di era sekarang yang menjamurnya kendaraan bermotor agan yang bersepeda merasa sangat minoritas di jalan kota. Hanya ada segelintir orang yang masih menggunakan sepeda sebagai alat transportasi. Ya menurut sepengalaman ane setiap bersepeda jarang sekali bertemu dengan pengendara sepeda lain. Terlihat sekali bahwa kalian yang bersepeda menjadi orang yang anti mainstream di tengah orang2 yang mainstream.





2. Menjadi lebih peka terhadap lingkungan sekitar










Ketika kita bersepada kita akan merasakan lingkungan sekitar kita berubah ke arah yang tidak baik. Menurut pengalaman ane di kota pemalang tercinta. Sekitar 5-6 tahun yang lalu di Malang jam 7-11 pagi udara di semarang sangat baik dan tidak sepanas dan berpolusi seperti sekarang. Selain itu kita bisa merasakan lahan-lahan hijau yang berubah menjadi perumahan maupun pertokoan. Ini yang mungkin kurang dirasakan oleh pengedara motor maupun mobil karena mereka berkendera dengan kecepetan yang relative lebih cepat dari sepeda sehingga tidak sempat mengamati lingkunga sekitar.





3. Merasa Lebih bahagia










Bahagia itu sederhana. Ya kebahagiaan tidak timbul dari seberapa nyamannya kita mengendarai mobil atau kendaraan bermotor lainnya. Bersepada membuat kita berpanas-panasan ria di jalan tapi dibalik itu justru menurut ane secara pribadi bersepeda selalu membuat ane bernostagila ke jaman-jaman masa kecil ane ketika ane dan teman-teman berputar-putar sekitar kampung ane.





4. Sehat dan Bersemangat










Tentu tidak dapat dipungkiri kita akan menjadi lebih sehat daripada kita mengendarai kendaraan bermotor. Selain itu tentu kita akan lebih bersemangat karena adrenalin dalam mengendarai bersepada (terutama yang jaraknya jauh) akan selalu terpacu. Yang dampaknya tentu membuat kita hari-hari kita tidak terlihat lebih flat





5. Terhindar mendapat pacar yang Matre










Dengan bersepeda tentu cewek-cewek matre tidak tertarik pada pengendara sepada. Dan akan tertarik dengan pengendara mobil ataupun Moge. Pada akhirnya kita akan mendapat pasangan yang tulus tidak melihat dari kendaraaan apa yang kita pakai. Karena bahagia itu sederhana.


Sekian sisi lain dari berkendara sepeda menurut pengalaman pribadi. Semoga dengan tulisan ini membuat agan-agan punya keinginan kuat juga untuk bersepeda entah itu untuk pergi ke kantor, sekolah, maupun hanya untuk bersenang-senang dengan teman-teman. Dengan bersepeda kita juga dapat mengurangi polusi udara di kota agan maupun di dunia sekian terima kasih.




























Kamis, 03 Maret 2016

12 kesalahan teknis SBMPTN dan SNMPTN yang bisa membuatmu gagal total.

djzovKamu tidak lulus SNMPTN dan harus ikut SBMPTN ya?

Tidak masalah dan tidak perlu berkecil hati. Kesempatan menikmati pendidikan tinggi masih terbuka melalui jalur kedua ini.
Memang, harus diakui, seleksi masuk PTN melalui SBMPTN menuntut lebih banyak pengorbanan. Selain harus tes tertulis dan keterampilan, peserta juga harus melakukan pendaftaran secara online dengan cermat.
Untuk memastikan kamu berhak mengikuti tes SBMPTN, kamu harus melakukan pendaftaran dengan cermat. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga kesempatanmu masuk PTN yang kamu tuju. Oleh karena itu, hindarilah 12 kesalahan fatal ini, yang bisa menghanguskan kesempatanmu.

1. Mendaftar Tanpa Baca Panduan Pendaftaran

Agar tidak terjadi kesalahan pada saat pendaftaran SBMPTN 2015, para peserta diingatkan untuk mendaftar seawal mungkin dan memahami betul petunjuk yang ada di laman SBMPTN. Seluruh panduan telah dipublikasikan panitia.
Mestinya, pertanyaan kepada call center tidak ditanyakan untuk hal-hal yang sudah dijelaskan. Tetapi hanya untuk kesulitan-kesulitan yang bersifat teknis.

2. Salah Pilih Universitas dan Prodi

Pilihan universitas menentukan tingkat persaingan yang akan dihadapi peserta. Jika cukup percaya diri dengan kemampuan, peserta disarankan memilih universitas dan program studi idaman. Namun jika kemampuan akademik saat tes dinilai kurang, peserta sebaiknya memilih universitas dan program studi dengan persaingan menengah atau rendah.
Selain itu, kesalahan memilih program studi sering terjadi, terutama oleh siswa yang belum mantap memilih program studi. Karena asih ragu-ragu, siswa memilih program studi yang tidak sesuai minatnya. Akibatnya, urutan program studi tidak disusun secara prioritas.

3. Tidak Harus Ujian di Kota Universitas Tujuan

Panitia Lokal (Panlok) SBMPTN 33 Bogor, Agus Setiana mengatakan, selama proses pendaftaran, salah satu kesalahan yang dilakukan peserta adalah memilih lokasi tes.
Ada peserta SBMPTN asal Padang asal Padang ingin kuliah di IPB dengan memilih salah lokasi ujian di Bogor.
“Ini salah, harusnya tidak perlu mendaftar ujian di Bogor kalau mau masuk IPB. Dia tetap bisa mengikuti ujian di Panlok yang ada di Sumatera Barat meskipun ia memilih IPB sebagai jurusannya,” katanya kepada Antara.

4. Tidak Akurat Saat Mengisi Data

Data yang diisikan dalam pendaftaran harus sama persis dengan data adminsitrasi yang siswa miliki. Ketidakakuratan data dapat membuat keikutsertaannya dalam SBMPTN digugurkan.
Tidak hanya saat pengisian data, calon peserta juga harus mengisi data lain dengan akurat. Data-data ini diperlukan universitas untuk menetapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sesuai dengan kemmapuan ekonomi keluarga peserta.

5. Upload Foto Tidak Formal

Panitia telah memberikan tutorial tipe foto yang layak diupload dalam pendaftaran. Foto yang baik adalah pasfoto formal dengan pakaian rapai. Peserta dianjurkan untuk menggunakan foto dengan seragam sekolah.
Ketika mengunggah foto, terdapat tool yang dapat digunakan untuk menggeser, memperkecil, dan memperbesar foto. Gunakan tool tersebut agar tampilan focus pada bagian dada hingga wajah sebagaimana pasfoto lainnya.

6. Datang Tes Tanpa Cek lLokasi

Tes dilaksanakan di berbagai kota. Tidak hanya di kampus, panitia seleksi juga menggunakan tempat-tempat lain seperti sekolah, GOR, dan aula untuk tempat tes.
Tempat-tempat itu, bagi peserta, sangat mungkin asing dan tidak dikenali. Oleh karena itu, peserta sebaiknya mengecek lokasi tes sehari sebelum dilakukan tes. Tidak hanya lokasi gedung tes, tetapi juga tempat duduk.
Kebingungan terhadap lokasi tes dapat menyebabkan peserta datang terlambat. Akibatnya, waktu yang seharusnya digunakan untuk mengerjakan soal justru digunakan untuk mencari tempat duduk.

7. Lupa Cetak Kartu Tanda Peserta

Pada bagian akhir proses pendaftaran, peserta harus mencetak kartu tanda peserta SNMPTN. Kartu ini juga harus dibawa ketika tes karena akan dicek oleh petugas penjaga. Jika diperlukan petugas penjaga ujian akan memastikan bahwa yang datang di lokasi adalah siswa, bukan joki sebagaimana pernah terjadi beberapa tahun silam.
Untuk itulah, kamu perlu ingat untuk mencetak dan membawa kartu tanda peserta ujian saat tes.

8. Mendaftar pada Menit-menit Terakhir

Meskipun didesain dengan kapasitas besar, tetap saja ada kemungkinan keruskan pada server SBMPTN. Ini terutama dapat terjadi jika traffic mencapai puncak menjelang penutupan. Mendaftar pada menit terakhir juga sangat berisiko jika terjadi gangguan jaringan internet.
Panitia menghimbau calon peserta untuk menghindari pendaftaran pada menit-menit terakhir.

9. Tidak Datang Ujian Keterampilan

Peserta SBMPTN yang memilih program studi seni dan olahraga harus menempuh dia tahap tes. Selain tes tertulis pada 9 Juni 2015, peserta juga diharuskan mengikuti tes keterampilan pada 10 dan atau 100 Juni.
Peserta diharapkan membawa peralatan uji keterampilan yang diperluukan. Untuk mahasiswa prodi music, misalnya, diharapkan membawa alat music yang akan digunakan. Peserta pilihan seni rupa diharuskan bawa alat menggambar. Adapun calon peserta prodi olahraga diharapkan membawa sepatu dan pakaian olahraga.

10. Cuma mengandalkan satu jalur tes doang.

Ini juga kesalahan klasik yang sering banget terjadi. Lo pernah denger gak peribahasa "Never put all your eggs in one basket"? Arti harafiahnya, jangan pernah lo naro semua telur dalam satu keranjang. Maksudnya nih, kalo aja lo membagi telur yang lo bawa di beberapa tempat, in case salah satu keranjang jatoh terus semua telurnya pada pecah, at least lo gak kehilangan semua telur yang lo punya.
Dalam konteks mau masuk kuliah ini, artinya lo jangan pernah mempertaruhkan segalanya hanya pada satu kesempatan doang. Hal yang paling sering kejadian adalah mereka yang bener-bener berharap sama SNMPTN (Undangan). Nih ya, perlu gua kasih tau kalo tiap tahun angkatan paastiii aja ada banyak banget siswa yang terlalu pede mentang-mentang nilai rapor-nya bagus dan bersekolah di SMA favorit, terus baru kaget waktu lihat hasil pengumuman bahwa dia gak diterima di jalur SNMPTN. Abis itu baru deh telat nyadar kalo SBMPTN tinggal bentar lagi dengan kondisi belum siap tempur. Akhirnya mereka yang ngandelin jalur Undangan malah gagal bersaing juga di SBMPTN & UM dari temen-temennya yang prestasinya di sekolah gak bagus-bagus amat,  tapi bener-bener nyiapin diri dengan mateng dari jauh-jauh hari buat menghadapi SBMPTN dan UM.

Selain cuma ngandelin SNMPTN, kesalahan umum lainnya adalah cuma ngandelin SBMPTN doang sebagai satu-satunya jalur tes masuk universitas doang. Nih ya, walaupun pada jalur SBMPTN terdapat 3 jatah pilihan jurusan & universitas, tapi tetap saja tesnya diselenggarakan pada moment yang sama. Artinya, tetep aja lo "put all of your eggs in one basket". Dari cerita-cerita yang gua denger dari kakak-kakak kelas angkatan lo, sering banget ada cerita "tragis" yang bikin mereka gagal tembus SBMPTN cuma gara-gara hal konyol yang bikin mereka gak maksimal pas waktu ujian SBMPTN. Dari mulai tingkat kecemasan/gugup/grogi yang berlebihan, lupa bawa alat tulis yang lengkap, telat dateng karena nyasar atau kejebak macet, malemnya insomnia sampe gak bisa tidur (mungkin karena kebiasaan begadang belajar jadi susah nyesuain supaya bisa bangun pagi pas hari-H SBMPTN), sampai ada cerita yang agak konyol (tapi tetep tragis) karena kebelet pengen boker pas lagi ujian jadi gak konsen ngerjain soalnya. Hahaha... ada-ada aja yaah!?


11: Belajar buat UN dulu, abis itu baru mikirin soal kuliah

Buat lo yang sekarang di kelas 12 SMA, kemungkinan besar topik yang lagi HOT dibicarakan di sekolah sekarang-sekarang ini adalah persiapan Ujian Nasional. Yak, hampir setiap tahun, ada-ada aja berita serem tentang siswa-siswa berprestasi yang gagal lulus UN sampai stress, depresi, bahkan ada beberapa kasus yang berakhir bunuh diri. Tentu hal ini bikin semua pihak was-was dari mulai guru, orangtua, dan pastinya lo sendiri juga kebawa jadi khawatir dan mulai mikirin gimana caranya supaya bisa lulus UN SMA dengan nilai yang memuaskan. Nah, terlepas dari semua berita serem yang biasa lo denger di media tentang UN, lo pada tau gak sih sebetulnya tingkat kelulusan UN itu seberapa besar? Percaya atau nggak, tingkat kelulusan UN SMA tahun 2014 yang lalu itu 99,52% sedangkan tingkat kelulusan UN SMK tahun 2014 itu sebesar 99,9%! Wuiih... tinggi banget yak? Ya memang! dari tahun ke tahun itu tingkat kelulusan SMA itu gede banget hampir pasti di atas 98%. Artinya peluang lo sebetulnya sangaaat keciiill untuk bisa sampe gak lulus UN SMA atau UN SMK. Cuma emang kita sama-sama maklumin aja kenapa para guru dan pihak sekolah kok malah fokus ngingetin lo buat belajar untuk UN, ya tentu karena tingkat kelulusan UN SMA/SMK (di sekolah masing-masing) itu jadi faktor yang signifikan dalam proses penilaian dan evaluasi kualitas sekolah yang bersangkutan.
Terus, gimana kabarnya dengan peluang masuk Universitas? Kalo kita ngomongin SBMPTN doang secara keseluruhan yah, pada Saringan SBMPTN 2014 yang lalu, cuma 104.862 siswa doang yang lolos dari total 664.509 peserta, artinya cuma sekitar 15,78% siswa yang lolos SBMPTN 2014! Sekarang lo bisa lihat kalo persentasenya jaauuuh bangeeet sama peluang lo (yang sangat gede banget) buat cuma sekedar lulus UN SMA/SMK. Nah, itu kan baru SBMPTN secara keseluruhan nih, terus kalo misalnya lo berminat untuk kuliah di jurusan & kampus favorit gimana dong? Okay, misalnya katakanlah lo mau masuk STEI ITB, persentase kelulusan SBMPTN 2014 dari STEI ITB itu hanyalah sebesar 5,53% doang! Iya, lo gak salah baca, emang cuma sekitar 5% doang yang lolos STEI ITB 2014, tepatnya cuma 162 orang dari total 2927 peminat yang mendaftarkan diri. Okay, terus gimana dengan universitas lain? Nih, untuk gua kasih bocoran data persentase peluang masuk (jumlah daya tampung/jumlah peminat) untuk Universitas Indonesia (jalur SNMPTN-SBMPTN-SIMAK). Buat yang penasaran tentang persentase dari universitas lain, lo bisa cari sendiri di google yak!


Lantas, apa point yang mau gua sampaikan di sini? Point gua adalah: Lo harus sadari dari sekarang bahwa tingkat kesulitan buat masuk universitas itu jaauuuh lebih tinggi daripada cuma buat sekedar lulus UN doang. Jadi saran gua simple aja, akan jauh lebih efektif buat lo untuk langsung fokus belajar buat SBMPTN dan Ujian Mandiri mulai dari sekarang daripada belajar dulu buat UN SMA baru abis itu mulai mikirin soal kuliah. Karena kalo lo sekarang ini malah belajar untuk kapasitas tingkat soal cuma selevel UN SMA/SMK, lo gak akan punya banyak waktu lagi buat belajar untuk soal-soal SBMPTN atau UM dengan tingkat kesulitan yang jauh lebih tinggi. Gua jamin deh kalo lo mulai dari sekarang fokus belajar untuk soal-soal SBMPTN dan Ujian Mandiri yang tingkat kesulitan soalnya jauh lebih tinggi daripada UN, lo pasti gak akan mengalami kesulitan yang berarti untuk lulus UN SMA dengan nilai yang oke.

12.Gak taktis waktu milih jurusan dan tempat kuliah.

Beberapa tahun yang lalu, Pressiwa punya satu murid alumni yang dari jauh-jauh hari bertekad buat masuk FK UI, sampai gua inget dia sempet ngomong:

"Pokoknya gua cuma mau masuk FK UI. Titik!"

Sampai-sampai di background screen hape dan laptopnya ditulis "Ayo semangat belajar buat demi mau masuk FK UI!", seolah-olah seluruh takdir hidupnya itu sebulat-bulatnya cuma buat masuk FK UI. Akhirnya anak itu pun gagal juga buat masuk FK UI (padahal aslinya pinter dan rajin lho!) cuma karena dia gak taktis buat nentuin jurusan dan tempat kuliahnya. Satu hal kesalahan fatal yang paling sering kejadian adalah kalo misalnya lo ngotot cuma mau masuk satu jurusan dan tempat kuliah doang dan berpikir kalo lo fokus sama satu target lo, maka peluang (dan alasan irasional lainnya) lo akan semakin besar untuk bisa masuk ke jurusan dan tempat kuliah idaman lo.

Lo tau gak berapa besar peluang masuk FK UI dengan jalur SBMPTN? Untuk jalur SBMPTN 2013 yang lalu tingkat peluang kelulusan adalah sebesar 1,47% saja! Sedangkan untuk jalur SIMAK UI, peluangnya lebih kecil lagi yaitu 0.85% doang! Sekarang lo bisa paham yah, maksud gua gak taktis itu gimana. Ini bukan maksudnya gua ngajarin lo gak jadi orang yang optimis yah, tapi gua mau coba bikin lo mikir lagi secara lebih realistis. Mungkin masih ada beberapa diantara lo yang mikir dengan mindset "Pokoknya kalo berusaha sekuat tenaga dan mati-matian gua pasti tembus FK UI!". Yah gua cuma mau ingetin aja kalo ada sekitar 10.000 peminat lain yang mikir hal yang sama persis juga kayak lo, tapi gak sampe 200 orang yang bisa lolos masuk.
Jadi yang pandangan seperti ini agak keliru >> "pokoknya kalo berusaha pasti bisa tembus FK UI!" tapijustru yang lebih tepat adalah "Kalo gua bisa jadi orang 1% orang yang paling cerdas dari semua pesaing gua, artinya gua emang layak masuk FK UI".
Dunia itu emang kejam bung! Saran praktis dari gua sih, lo jangan keras kepala buat masuk jurusan dan kampus yang lo inginkan, karena pada hakikatnya lo tuh kampus yang bagus di negeri ini bukan cuma UI, ITB, dan UGM. Masih buanyaak banget kampus top lainnya yang bisa membawa lo mendapatkan impian lo.
Jadi point gua di sini adalah, dalam memilih jurusan dan tempat kuliah, yang harus selalu jadi prioritas lo adalah JURUSAN kuliahnya dulu, bukan lo maunya kuliah di KAMPUS mana! Inilah yang harus lo camkan baik-baik. Sekarang gini deh, buat apa sih lo ngotot buat masuk satu jurusan dan tempat kuliah? Biasanya sih kalo lo milih satu kombinasi jurusan dan tempat kuliah doang (katakanlah FK UI) tanpa ngasih cadangan itu alesannya lebih karena gengsi (kan keren kalo gue anak FK UI), bukan karena betul-betul pengen jadi dokter yang ingin berkontribusi bagi masyarakat luas dan dunia medis.
Padahal kalo lo betul-betul tujuannya mau jadi dokter yang keren, bisa berkontribusi bagi masyarakat dan dunia medis, ada banyak banget pilihan lain yang bisa jadi alternatif pilihan lain, katakanlah FK Unpad, FK UGM, FK Brawijaya, FK Unair, FK Undip, dan masih banyak pilihan lainnya. Dengan lo (misalnya) keterima di FK Unair, dan emang niat lo fokus buat jadi dokter yang hebat, berkontribusi secara total sama ilmu lo, gua yakin lo gak akan kalah sama anak-anak yang kuliah di FK UI. Ini kebetulan aja gua ambil di pembahasan di atas contohnya FK yah, sebetulnya hal yang sama juga berlaku untuk jurusan lain, apa aja deh katakanlah arsitek, psikologi, ekonomi, pertambangan, informatika, dll.
Jadi, saran dari gua pada point yang terakhir adalah: Jangan pernah lo ngotot bertaruh untuk kuliah di Jurusan A dan HARUS di Universitas X, terus gak mau lihat alternatif lain. Itu adalah sikap nggak taktis yang bisa bikin lo gagal masuk universitas. Akan jauh lebih taktis kalo pertama-tama, lo pikirin dengan serius dulu jurusan yang lo mau ambil. Baru setelah pilihan jurusan lo mantep, lo pilih deh beberapa universitas terbaik yang membuka jurusan tersebut. Dengan begitu, strategi lo jauuuh lebih taktis sekaligus beberapa langkah lebih mateng daripada para pesaing lo di luar sana.

Senin, 08 Februari 2016

jessica kumala wongso di jebak, ada konspirasi nyata dibalik kematian wayan mirna







Lamanya penyidikan polisi  dan berbelit-belitnya pernyataan polisi pada kasus Kopi Beracun Sianida membuat semakin lama semakin banyak orang tidak yakin bahwa Jessica adalah pembunuh Mirna. Bila kita membaca komentar-komentar pembaca di Detiknews dalam beberapa hari  terakhir, setiap ada pernyataan Kombes Krisnha Murti  yang menjadi berita, selalu saja ramai dengan komentar-komentar  yang membullynya. Begitu juga dengan Ayah Mirna yang terkesan lama-lama ingin berlagak  jadi artis dan sangat enjoy bila diwawancarai wartawan. 


 Semakin banyak orang  yang mencibir  Darmawan Salihin (Ayah Mirna) dibanding yang membelanya. Orang-orang heran kenapa Darmawan begitu getol sering datang ke Polda Metro Jaya dan setelah itu terlihat “sangat-berbahagia” ketika diwawancarai wartawan.  Begitu juga dengan suami Mirna  dan kembaran Mirna yang pada saat Mirna meninggal hanya diam membisu, belakangan ini mulai ikut-ikutan Ayahnya  bersuara keras  di media bahwa Jessica memang bersalah.  Tiga orang dari keluarga Mirna bersatu-padu berbicara di media bahwa Jessica adalah tukang bohong. Kenapa jadi dramatis begitu?  Keanehan lainnya juga tiba-tiba Pengacara Jessica mendapat “serangan” dari seseorang di Surabaya atas kasus lamanya (kasus 3 tahun yang lalu).  Mirip-mirip kasus-kasus Novel Bawesdan,  Bambang Widjojanto dan Abraham Samad.  Mengapa semakin melebar begini  pemberitaannya?  Mungkin ada sesuatu dibalik semua ini? Siapa yang tahu. SEJAK AWAL KASUS MIRNA MEMANG ANEH Sangat-sangat banyak keanehan-keanehan yang menyertai  Kasus Kopi Beracun Mirna ini. Mari kita tengok kembali ke belakang kronologisnya. 

1.Berita pertama tanggal 7-8 januari 2016 di berbagai media adalah Seorang wanita muda tewas setelah meminum Es Kopi Vietnam.  Semua orang terkejut dan menduga bahwa wanita muda itu mungkin punya riwayat penyakit yang berat.

 2.Berita berikutnya keterangan dari  dokter Klinik  yang pertama menangani korban yaitu dr. Joshua memastikan  koraban tidak mengalami gejala keracunan. Tidak ada tanda muntah maupun keluar air seni. Denyut nadi 80 kali/menit. (masih terhitung normal). Sayangnya dr.Joshua hanya 5 menit menangani korban karena suami korban meminta  pasien dibawa ke RS Abdi Waluyo. k 

3.Cukup aneh suami Mirna ini.  Mengapa tidak membiarkan dr.Joshua menangani Mirna dengan baik dulu. Kalau toh sang dokter kesulitan maka dia akan merujuk ke RS terdekat yang lengkap peralatannya. Mengapa dr.Joshua hanya boleh memeriksa Mirna hanya 5 menit? 

4.Akhirnya  Mirna meninggal setelah sampai di RS Abdi Waluyo.  Cukup aneh lagi, RS Abdi Waluyo tidak mau memberitahu  media  kapan (jam berapa) korban meninggal dan apa saja langkah medis yang dilakukan dan apa penyebab meninggalnya korban.  Jessica dan Hani ikut mengantar korban ke Klinik dr Joshua dan mengantar pula sampai RS Abdi Waluyo.  Jessica pulang dari RS sekitar pukul 10 malam.

 5.tanggal 6 malam hingga tanggal 8 januari malam keluarga sudah menerima kenyataan bahwa  Mirna sudah tidak ada.  Keluarga menolak otopsi yang ditawarkan oleh Polisi. 


6.tanggal 7 januari polisi datang ke Café Olivier  meminta keterangan 5 orang saksi dan meminta rekaman CCTV.  Tanggal 8 polisi memeriksa Café tetapi belum melakukan Olah TKP.


 7.tanggal 9 januari Kapolsek Tanah Abang  AKBP Jefri Siagian mengatakan dari CCTV belum ada yang mencurigakan.  Café  juga sudah buka untuk umum.  Di sisi lain, Tanggal 9 itu juga Mirna diotopsi dan setelah itu dimakamkan di Bogor. Keluarga Mirna akhirnya bersedia /mengiklaskan korban diotopsi sesuai permintaan polisi. 


8.tanggal 10 Dirkrismum Polda Metro Jaya mengabarkan dari 3 sampel kopi yang dibawa dari café Olivier salah satunya mengandung sianida.  Pertanyaan besarnya Kapan sebenarnya sample kopi dibawa polisi dari Café Olivier?  Kemungkinan besar paling cepat tanggal 7 Januari barulah polisi mendapatkan sample kopi tersebut. Polisi meminta sample kopi dari Café Olivier dan menurut pemilik Café bekas kopi Mirna sudah dia cicipi bersama Bar tendernya. Pemilik café merasa lidahnya kebas sementara  bar tender sampai muntah-muntah.

  Jadi  kopi yang diminum Mirna ini rupanya sudah diutak-atik oleh pihak Café sebelum diserahkan ke polisi.  Maksud diutak-atik disini adalah dipindahkan dari meja TKP ke dapur Café dan dicoba untuk dicicipi oleh  pihak café. Dan selanjutnya barulah diserahkan ke polisi.  (Mudah-mudahan Kopi yang diminum Mirna tidak tertukar dengan kopi lainnya). 


9.tanggal 11 Januari barulah Polisi melakukan  Olah TKP di Café Olivier. Itu berarti 5 hari setelah kejadian barulah TKP diperiksa dengan teliti.  Bisa disimpulkan dalam 5 hari tersebut bisa saja ada bukti-bukti yang seharusnya masih ada tetapi  sudah tercemar/ sudah raib. 


10.tanggal 12 januari keluar pernyataan dari Puslabfor polisi bahwa hasil forensic menemukan lambung korban terluka. Ada sianida 3,75 mg  di lambung korban. Dipastikan polisi bahwa kopi yang diminum Mirna mengandung 15 gram Sianida. Kopi ini kalau diminum orang lain bisa menewaskan 20-25 orang. Ini cukup aneh karena berdasarkan literature kedokteran  1 gram sianida yang dilarutkan bisa membunuh orang dalam 30 menit. Nah kalau 15 gram yg dilarutkan kemungkinan besar korban akan tewas dalam 10 menit.  Faktanya korban meninggal 1 jam kemudian.  Entahlah salah literaturenya mungkin. Sepuluh poin itu barulah keanehan awal. 


 Tetapi dari sepuluh poin itu saja sudah menimbulkan  banyak asumsi-asumsi public.  Asumsi itu terjadi karena dua  hal antara lain bagaimana sikap polisi terhadap pemilik Café Olivier yang “sangat bersahabat” dan  keanehan  (perubahan) sikap  dari  Darmawan Salihin.  Kita mulai  dulu dengan Café Olivier.   BISA DIDUGA  CAFÉ OLIVIER PUNYA BANYAK PESAING BISNIS Sejak awal kalau memang  Mirna adalah korban Pembunuhan menggunakan Sianida maka pertanyaannya, mengapa yang jadi korban adalah orang biasa? Apa salah Mirna, wanita muda yang bukan merupakan orang penting?  Umumnya pembunuhan dengan racun Sianida itu dilakukan dengan motif politik atau persaingan bisnis tingkat  tinggi. Pertanyaan berikutnya , kalau memang Jessica yang membunuh Mirna,

 betapa bodohnya Jessica membunuh orang didepan umum?   Jessica orang mampu dan sudah 4 tahun tinggal di Australia. Kalau memang niat mau membunuh Mirna maka Jessica bisa saja menyewa pembunuh bayaran untuk itu. Pertanyaan-pertanyaan itu akhirnya membuat orang mulai ragu bahwa Jessica  membunuh Mirna. Jangan-jangan Mirna adalah korban salah sasaran. 

 Ada kemungkinan target kejadian adalah menghancurkan bisnis Café  Olivier. Grand Indonesia adalah Mall yang paling strategis di Jakarta dan paling elit.  Café Olivier terletak di pintu masuk sisi barat mall mewah ini.  Hanya ada 2 Café di pintu masuk mall tersebut.  Tetapi posisi Café Oliver lebih strategis dan berada di Hook area pintu masuk Mall megah ini sehingga sangat strategis. Sudah rahasia umum bahwa  posisi usaha di mall-mall mewah selalu menjadi rebutan para pengusaha besar. Kabar dari pengelola Grand Indonesia, Café Olivier sudah mengontrak posisi itu hingga 5 tahun ke depan. 


 Kondisi ini tentu membuat  banyak pengusaha besar yang iri hati dan memiliki obsesi untuk menggeser/ menghancurkan usaha Café Olivier. Kemudian bila melihat penyidikan polisi yang begitu lambat mengambil sample kopi, melakukan Olah TKP dan tidak memasang Police Line (Café tetap buka selama penyidikan). Seolah-olah polisi  sangat melindungi kepentingan bisnis pemilik Café. Polisi juga dengan mudah menuduh Jessica yang membunuh Mirna.

 Faktanya polisi setelah sebulan berlalu belum juga punya bukti otentik bahwa Jessica yang menaruh racun tersebut di kopi Mirna. Polisi tidak berani mengungkap rekaman CCTV ke public dan polisi tidak mampu menjelaskan motif pelaku.  Ini sangat mengherankan. Padahal bisa saja bukan Jessica yang meracuni Mirna dengan salah satu asumsi bahwa Kejadian itu adalah Korban salah sasaran yang sebenarnya tujuan pembunuh sebenarnya hanya untuk menghancurkan usaha Café Olivier. AYAH MIRNA JUGA  MULAI TERKESAN ANEH DAN MEMAKSA. Sekarang kita focus ke Darmawan Salihin.  Ternyata  sekitar  tanggal 16-18 januari 2016 mulai  beredar  transkrip percakapan   3 pihak yaitu  diduga Ayah Mirna, Penyidik Polisi dan Pemilik Café dan pegawai café.  Rupanya percakapan ini terjadi pada saat Polisi melakukan Olah TKP di Café Olivier pada tanggal  11 Januari 2016. Dalam transkrip itu sangat jelas Ayah Mirna sudah menuduh Jessica  sebagai Pelaku yang menaruh racun.  Pemilik Café dan pegawai Café juga dalam transkrip itu tendensius menyalahkan Jessica.  Pemilik café  menjelaskan kronologis kejadian dengan cermat sekali dan tidak ada yang berbeda sedikitpun dengan rekaman CCTV.  Kemungkinan besar  pada saat rekaman CCTV diserahkan ke polisi tanggal 7 Januari  sebelumny, selama 4 hari itu pemilik Café menonton copyan rekamannya sehingga hapal kronologis peristiwa. Darmawan Salihin  dalam percakapan itu juga sudah menyebut soal Lesbi dan terkesan mengendalikan cara –cara Penyidik memeriksa saksi maupun mencari bukti-bukti di Café tersebut. Kabar  selanjutnya  di media-media memberitakan  Darmawan  telah pasrah menyerahkan kasus ini kepada polisi dan yakin polisi bisa mengusutnya. Tetapi  anehnya setelah tanggal 20 Januari hingga beberapa hari berikutnya  berkali-kali Darmawan Salihin meluapkan emosinya ke Media.  “Pokoknya kalau bukan Jessica pasti tukang Kopi”.  “Yang membelikan Kopi sebenarnya Siapa?” dan lain-lainnya. Begitulah ucapan-ucapan ayah Mirna pada tanggal 20 januari hingga 26 januari. Ada kesan kuat, Ayah Mirna sudah tidak sabar agar Jessica segera dijadikan Tersangka dan segera diajukan ke Pengadilan. Akhirnya tanggal 30 Januari Jessica resmi menjadi Tersangka.  Dan setelah itu kembali  ayah Mirna semakin intens mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang memastikan Jessica adalah pembunuh Mirna.  

 Jessica itu tukang bohong, Jessica itu Lesbi dan lain-lainnya. Dan di ILC kemarin ayah Mirna menyebut ada percakapan Whatsapp antara Mirna dan Jessica dimana Jessica minta dicium oleh Mirna.  Kesimpulan ayah Mirna, Jessica Lesbi dan meracuni Mirna karena cemburu/ tidak iklas Mirna menikah dengan Arief. Keanehan sikap Darmawan Salihin juga diikuti perubahan sikap Arief (Suami Mirna) dan kembaran Mirna. Mereka berdua menyatakan ke media (menegaskan) bahwa  semua yang diucapkan oleh Jessica  adalah bohong semua. Perubahan sikap keluarga Mirna ini akhirnya membuat orang mulai menaruh perhatian pada mereka.  

Tadinya mereka menolak Mirna diotopsi.  Tetapi setelah  diotopsi mereka berbalik menuduh Jessica yang meracuni. Mereka sangat yakin Jessica pelakunya. Padahal polisi sendiri tidak yakin dan belum memiliki bukti otentik bahwa Jessica yang menaruh racun itu. Keanehan sikap keluarga Mirna ini kemudian menimbulkan orang berprasangka jangan-jangan ada  kerugian bisnis ataupun kepentingan bisnis terkait kematian Mirna.  Keluarga Mirna ini keluarga yang cukup berada.  Darmawan memiliki banyak usaha dengan 600 karyawan. Kakak Darmawan adalah Wakil Direktur Bank Panin.  Benarkah ada kaitan kepentingan bisnis dengan kematian Mirna? KOMNAS HAM MENANTANG POLISI USUT BISNIS DERMAWAN Bukan hanya orang awam ataupun public yang heran dengan sikap ayah Mirna ini. Komisioner Komnas HAM juga merasa ada yang aneh  pada Dermawan Salihin.  Keanehan  Siane Indriyani (Komisioner Komnas HAM) memuncak ketika Dermawan Salihin berbicara di acara ILC TvOne yang lalu.   "Dharmawan sering ungkap hal-hal yang tidak boleh diketahui. Puncaknya di acara ILC. Itu bentuk kehakiman yang luar biasa. Meski dia ayah dari korban, tapi kita menyayangkan kejadian terhadap Mirna," kata Komisioner Komnas HAM Siane Indriani, dalam diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/2/2016). Siane pun menduga adanya persaingan bisnis yang saat ini tengah digeluti Dharmawan itu yang melatarbelakangi pembunuhan Mirna. "Tidak mungkin pelaku dan targetnya orang biasa, apakah ada persaingan bisnis? Harusnya Dharmawan jujur lah," ujar dia. Komisioner Komnas HAM ini kemudian berharap agar Polisi berani mulai melakukan pengusutan pada bisnis Dermawan Salihin. Kini semuanya kembali pada polisi. 


 Kalau memang Jessica tidak terbukti bersalah maka Polisi harus mengusut  persaingan bisnis Café Olivier dan persaingan bisnis keluarga Salihin. Demikian. Sumber : http://nasional.rimanews.com/hukum/read/20160205/260110/Mirna-Kopi-Maut-Tumbal-Bisnis-Keluarga-Salihin-Kata-Komnas-HAM

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/fadlizontor/kematian-mirna-bawelnya-ayah-mirna-dan-dugaan-korban-persaingan-bisnis_56b55290569373f51037e023

Senin, 07 Desember 2015

Budidaya sistem Hindroponik Untuk ketahanan pemalang

PRESSIWA – Budidaya sistem hidroponik yang dikembangkan Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Kabupaten Pemalang,  bukan semata kreasi keisengan. Namun lebih konkret sebagai realisasi gagasan cerdas dan tanggung jawab moral atas arti pentingnya sebuah inovasi di bidang pangan selaras dengan tupoksi institusinya.

Melalui Kasi Distribusi Pangan Adi Pratikno dan Kasi Konsumsi Dan Keamanan Pangan Haryatie, Kepala KKP Kabupaten Pemalang Ir. Ruhadi, MSi, menyampaikan harapannya, budidaya hidroponik bisa membumi, membudaya di tengah masyarakat.

Harapan tesrsebut tidaklah berlebihan mengingat nilai tambah ekonomis yang bisa didapatkan melalui budidaya hidroponik. Pasalnya, selain bisa menjadi sumber pangan tambahan, produk yang dihasilkan seperti sayuran dan buah-buahan juga memiliki nilai jual.

“Selain untuk dikonsumsi keluarga sayur dan buah yang dihasilkan juga bisa menjadi sumber pendapatan,” ungkap Haryatie optimistis.

Ada yang patut disaluti dari keseriusan pengembangan budidaya hidroponik oleh tim work KKP. Yakni adanya imbas positif diantaranya dalam bentuk permintaan untuk ngangsu kawruh dari berbagai pihak. Antara lain dari Tegal dan beberapa lembaga penidikan (sekolah-Red). Seperti SMPN 5 Pemalang, SMPN 1 Comal, MAN Pemalang, SMAN 1 Pemalang, SMA PGRI 2 Comal, SMAN 1 Bantarbolang dan SDN Pegiringan.

Selain beberapa sekolah tersebut ternyata niatan mendalami budidaya hidroponik juga datang dari Forum Pemalang Sehat (FPS). Sebuah lembaga yang memastikan Kantor Ketahanan Pangan dalam Tatanan Industri dan Perkantoran Sehat. Beberapa waktu lalu Kantor Ketahanan Pangan dikunjungi Tim Verifikasi Penyelenggaraan Kabupaten Sehat Tingkat Nasional. Rombongan tim dari Kementerian Kesehatan dan Kementrian Pekerjaan Umum, terkagum-kagum terhadap kreasi aneka tanaman pangan di halaman kantor.

Menurut Kasi Distribusi Pangan Adi Pratikno, banyaknya pihak yang berminat mempelajari menunjukkan masyarakat mulai mengetahui nilai plus dari budidaya sistem hidroponik. (Ruslan Nolowijoyo).

10 mitos ilmiah dalam kehidupan sehari hari yang ternyata bohong

10 Mitos Bohong di Bidang Ilmiah




PRESSIWA- 7 Desember 2015 
Tidak ada yang lebih bagus dibanding memecahkan mitos (mythbusting; yang membuat sebuah program Discovery Channel, Mythbusters, terkenal). Ini dia daftar kesalahpahaman dan mitos yang diketahui orang-orang tapi bisa dibilang konyol – kali ini tentang ilmu pengetahuan.

1. Tidak ada gravitasi di luar angkasa.
Faktanya, ada gravitasi di luar angkasa – sangat banyak. Alasan bahwa astronot tampak tak ada beban adalah karena mereka mengorbit Bumi. Mereka jatuh ke Bumi tapi bergerak ke samping untuk menghindarinya. Jadi, mereka selalu jatuh tapi tak pernah mendarat. Gravitasi memang ada di seluruh luar angkasa secara virtual (ada tapi tak dapat dirasakan). Ketika sebuah pesawat ulang alik mencapai ketinggian orbit (Sekitar 250 mil di atas permukaan Bumi), gravitasi hanya berkurang 10%.

2. Petir tak pernah menyambar tempat yang sama dua kali.
Lain kali jika Anda melihat sambaran petir dan Anda beranggapan untuk lari ke tempat sambaran untuk melindungi diri dari serangan selanjutnya, ingatlah ini! Petir memang menyambar tempat yang sama dua kali – malahan, ini sangat umum. Petir lebih memilih tempat-tempat tertentu seperti pohon tinggi atau bangunan. Di lapangan luas, obyek yang paling tinggi memiliki kemungkinan besar disambar beberapa kali hingga petir berpindah jauh untuk mencari target baru. Empire State Building tersambar petir 25 kali setahun.

3. Meteor menjadi panas karena gesekan ketika memasuki atmosfer.
Ketika sebuah meteoroid memasuki atmosfer Bumi (menjadi meteor), sebenarnya kecepatan yang memadatkan udara di depan obyek yang menyebabkan obyek tersebut memanas. Adalah tekanan di udara yang mengakibatkan panas yang cukup untuk membuat batu tersebut sangat panas sehingga bersinar bila dilihat dari Bumi (bila kita beruntung melihatnya di langit pada waktu yang tepat). Kita juga perlu menolak mitos tentang meteor panas ketika tiba di Bumi – menjadi meteorit. Meteorit selalu dingin ketika tiba di daratan – dan faktanya sering ditemukan terlapisi es. Ini dikarenakan batu tersebut sangat dingin dari perjalanannya melintasi ruang angkasa sehingga panas ketika masuk ke Bumi belum cukup untuk membakar lapisan terluarnya.

4. Sebuah koin yang dijatuhkan dari bangunan yang sangat tinggi dapat membunuh pejalan kaki di bawah.
Mitos ini sangat umum sehingga menjadi cliche di sejumlah film. Mitosnya adalah bila Anda menjatuhkan koin dari puncak bangunan tinggi (seperti Empire State Building) – koin ini akan memperoleh kecepatan yang bisa membunuh seseorang bila mendarat di atas manusia di darat. Tapi faktanya adalah, aerodinamika sebuah koin tidak cukup untuk membuatnya berbahaya. Apa yang akan terjadi adalah orang yang terkena koin tersebut hanya merasa diketuk kepalanya – tentunya mereka selamat dari “bencana” tersebut.

5. Sel otak tak dapat beregenerasi.
Alasan mitos ini menjadi semakin umum adalah karena mitos ini dipercayai dan diajarkan oleh komunitas ilmiah dalam jangka waktu yang lama. Tetapi pada tahun 1998, ilmuwan di Sweden and the Salk Institute di La Jolla, California menemukan bahwa sel otak pada manusia dapat beregenerasi. Sebelumnya lama dipercayai bahwa otak yang kompleks dapat terganggu oleh pertumbuhan sel baru, tapi studi menemukan bahwa memori dan pusat pembelajaran otak dapat menciptakan sel baru – memberikan harapan kepada penyembuhan penyakit seperti Alzheimer.

6. Ada sisi tergelap dari bulan.
Sebenarnya – setiap bagian dari bulan disinari pada suatu waktu oleh matahari. Kesalahpahaman ini muncul karena ada sisi tergelap bulan yang tak pernah tampak ke Bumi. Ini disebabkan oleh penguncian gelombang; hal ini dikarenakan bahwa tarikan gravitasi Bumi terhadap bulan sangat kuat sehingga bulan hanya menampakkan satu wajah ke kita.

7. Makanan yang jatuh ke lantai dianggap aman dimakan bila diambil kembali dalam lima detik.
Ini adalah omong kosong yang pastinya dikenal banyak orang. Bila ada kuman di lantai dan makanan mendarat di atasnya, otomatis mereka menempel ke makanan. Selain itu, memakan kuman dan kotoran tidak selalu menjadi hal buruk karena mereka membantu kita membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat.

8. Polaris adalah bintang paling terang di langit malam belahan utara.
Sirius sebenarnya lebih terang dengan magnitudo -1.47 bila dibandingkan dengan Polaris yaitu 1.97 (semakin rendah angkanya, semakin terang bintangnya). Pentingnya Polaris adalah bahwa posisinya di langit menandakan Utara – dan karena itu pula bintang ini dijuluki “Bintang Utara”. Polaris adalah bintang paling terang di konstelasi Ursa Minor dan merupakan Bintang Utara saat ini ketika bintang kutub berubah sepanjang waktu karena bintang menampakkan perpindahan berlanjutan yang lambat terhadap poros Bumi.

9. Ketika tubuh dipaparkan dengan kehampaan ruang angkasa, tubuh manusia meledak.
Mitos ini adalah hasil dari film-film fiksi ilmiah yang menggunakannya supaya memberi ketertarikan terhadap alur cerita. Faktanya, manusia dapat selamat 15 – 30 detik di luar angkasa apabila mereka menghembuskan napas sebelum terpapar hampa udara (ini mencegah paru-paru meledak dan mengirimkan udara ke pembuluh darah). Setelah 15 atau 30 detik, kekurangan oksigen menyebabkan ketidaksadaran diri yang membawa pada kematian karena kehabisan napas.

10. Evolusi mengakibatkan sesuatu beranjak dari “rendah” ke “tinggi”.
Padahal faktanya adalah bahwa seleksi alam mengeluarkan gen yang tidak sehat dari kolam gen, ada banyak kasus ketika sebuah organisme tak sempurna selamat. Contohnya adalah jamur, hiu, udang, dan lumut – semuanya tetap sama sepanjang waktu. Organisme-organisme ini beradaptasi dengan lingkungan mereka tanpa mengalami perubahan. Takson lain juga berubah besar, tapi tidak berubah lebih baik. Sejumlah makhluk mengalami perubahan lingkungan dan adaptasinya tidak terlalu baik terhadap suasana yang baru. Kecocokan mereka terhubung dengan lingkungan, bukan perubahan.

Kamis, 15 Oktober 2015

Konsep Pemekaran Pemalang menjadi kota madya

Pernahkah terlintas di pikiran kawan apa yang terjadi jika Kab. Pemalang dimekarakan ?
Jika Kab. Pemalang di mekarkan, maka akan  dapat di bentuk sebuah kota madya Pemalang(kota pemalang) dan Kabupaten Pemalang.

KOTAMADYA Pemalang
Jika Kotamadya pemalang di bentuk maka kemungkinan terdiri atas :
1. Kec. Pemalang (22 H)
2. Kec. Taman (22 H)

untuk membuat suatu kota di perlukan minimal 4 kecamatan, oleh karena itu kedua kecamatan tersebut di mekarkan kembali menjadi :
1. Kec. Pemalang Utara
2. Kec. Pemalang Selatan
3. Kec. Taman Utara
4. Kec. Taman Selatan

Untuk ibukota dari kota ini adalah Kec. Pemalang Utara, atau tepatnya yang sekarang menjadi ibukota Kab. Pemalang.
Jumlah penduduk dalam kota ini adalah 355.230 jiwa. Dengan penduduk di Kec. Pemalang Ut. & Sel. sebanyak 175.785 dan Kec. Taman Ut. & Sel. sebanyak 179.445.
Sedangkan Luas kota ini adalah 44,34Km2

Pembagian Kelurahan/Desa :

1. Kec. Pemalang Utara
terdiri dari 10 Kelurahan/Desa :
1. Bojongbata
2. Bojongnangka
3. Tambakrejo
4. Kebondalem
5. Mulyoharjo (pusat)
6. Pelutan
7. Lawangrejo
8. Sugihwaras
9. Widuri
10. Danasari

2. Kec. Pemalang Selatan
terdiri dari 10 Kelurahan/desa :
1. Banjarmulya
2. Surajaya
3. Pagongsoran
4. Sungapan
5. Paduraksa
6.Kramat
7. Wanamulya
8. Mengori
9. Sewaka (pusat)
10. Saradan

3. Kec. Taman Utara
terdiri dari 8 kelurahan/desa :
1. Desa Asemdoyong
2. Desa Kedungbanjar
3. Desa Kabunan
4. Desa Wanarejan Utara
5. Kelurahan Wanarejan Selatan
6. Kelurahan Beji (pusat)
7. Desa Taman
8. Desa Kaligelang

4. Kec. Taman Selatan
terdiri dari 13 kelurahan/desa :
1. Desa Cibelok
2. Desa Banjaran
3. Desa Banjardawa (pusat)
4. Desa Pedurungan
5. Desa Jebet Utara
6. Desa Jebet Selatan
7. Desa Penggarit
8. Desa Sokawangi
9. Desa Kejambon
10. Desa Gondang
11. Desa Jrakah
12. Desa Sitemu
13. Desa Pener

tujuan di bentuknya Kota Pemalang adalah tak lain untuk membantu menyukseskan program Metropolitan bermoto BREGASMALANG (Brebes, Tegal, Slawi, Pemalang) yang berpusat di kota Tegal.
walaupun nantinya kota pemalang (44,34km2) lebih besar dari kota Tegal (39,68km2) tetapi kota Tegal tetap menjadi pusat Bregasmalang karena fasilitas kota Tegal lebih memadai.


Kabupaten Pemalang
Lalu, apa yang terjadi pada Kabupaten Pemalang ?
Kabupaten Pemalang akan terdiri dari 12 Kecamatan.
Ibukota Kabupaten Pemalang Otomatis dipindah ke Kecamatan Comal karena Comal memiliki fasilitas yang lebih memadai daripada kecamatan lain. Nantinya Kecamatan yang terdapat di Kabupaten ini adalah :
A
► Ampelgading, (17 H)
B
► Bantarbolang, (20 H)
► Belik, (13 H)
► Bodeh, (19 H)
C
► Comal, (19 H) (ibukota)
M
► Moga, (11 H)
P
► Petarukan, (22 H)
► Pulosari, (13 H)
R
► Randudongkal, (19 H)
U
► Ulujami, (19 H)
W
► Warungpring, (7 H)
► Watukumpul, (15 H)

ini merupakan sebuah Konsep pemekaran Kabupaten pemalang, menjadi kota madya yang tentunya akan lebih maju, jika konsep pemekaran ini suatu saat akan terwujud tentu Pressiwa akan sangat bangga dengan adanya pemekaran itu, Bagaimana dengan kalian setujukah ?





Sumber mumin Hasil gambar untuk pemalang